Sejarah Hari Ini: Soeharto Bubarkan PKI, Mahatma Gandhi Aksi Panen Garam Massal

Image: tribunnews.com Persma Grahita - Hari ini, 54 tahun yang lalu tepatnya pada 12 Maret 1966, Soeharto dengan mengatasnamakan Presiden R...

Image: tribunnews.com
Persma Grahita - Hari ini, 54 tahun yang lalu tepatnya pada 12 Maret 1966, Soeharto dengan mengatasnamakan Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 1/3/1966 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI).

Isi keputusan tersebut, selain turut membubarkan PKI dan organisasi sayapnya  mulai dari tingkat pusat sampai ke tingkat desa, juga memutuskan membubarkan organisasi di Indonesia yang berasaskan Komunis. Lanjutan petikan Keppres tersebut, menyatakan PKI dan organisasi berasaskan Komunis sebagai organisasi terlarang di Indonesia.

Sehari sebelumnya, pada 11 Maret 1966 Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang berisi perintah kepada Soeharto untuk mengambil kebijakan pengamanan dan kondusivitas Indonesia pasca peristiwa pembantaian tujuh Perwira Tinggi Militer pada 30 September 1965 yang disusul gejolak konflik di masyarakat akar rumput hingga berbulan-bulan lamanya.

Namun, isi lengkap dan mendetail dari Supersemar masih simpang siur. Soeharto sendiri mendefenisikan Supersemar sebagai surat pengalihan kekuasaan kepala negara kepada dirinya.

MC Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (2007) menulis, Demokrasi Terpimpin Soekarno mulai runtuh pada Oktober 1965.

"Pada 2 Oktober, Soeharto mengakui perintah dari Soekarno untuk mengambil sendiri komando tentara", tulis Ricklefs.

Sebab, Soeharto lah yang diberi kekuasaan penuh untuk memulihkan ketertiban dan keamanan.

Keputusan Soeharto ini beralaskan hasil pemeriksaan dan putusan Mahkamah Militer Luar Biasa atas keterlibatan tokoh-tokoh PKI dalam peritiwa pembunuhan tujuh Jendral. Keputusan Soeharto kemudian dikuatkan oleh Ketetapan MPRS Nomor XXV/1966.



Mahatma Gandhi Melakukan Aksi Panen Garam Massal
Beralih ke sejarah dunia, 90 tahun yang silam, tepatnya pada 12 Maret 1930, Mahatma Gandhi melakukan aksi panen garam massal di Kota Dandi, di pesisir Laut Arab.

Aksi panen garam massal tersebut dilakukan Gandhi untuk melawan monopoli perdagangan garam oleh Kolonial Inggris di tanah Hindustan. Sebelumnya, pemerintah Kolonial Inggris mengeluarkan peraturan yang melarang bangsa India mengumpulkan, membuat, dan menjual garam. Padahal, garam merupakan nutrisi penting bagi kehidupan masyarakat India. Bangsa India yang membutuhkan garam, hanya diperbolehkan membeli dengan dikenai pajak dengan harga yang sangat tinggi.

Mohandas K Gandhi yang dijuluki sebutan "Bapu" yang berarti Ayah, memulai aksinya dengan berjalan sejauh hampir 400 Kilometer dari kediamannya Sabarmati Ashram menuju Kota Dandi. Di tiap persimpangan jalan, aksi longmarch Gandhi semakin bertambah dan menyemut karena juga diikuti oleh masyarakat India.

Image: britania

Dalam salah satu film biografi Gandhi (1982) dikisahkan, aksi panen garam massal ini sebagai hadiah atas kunjungan temannya seorang wartawan berkulit putih. Teman wartawannya ini dianggap berjasa karena meliput dan menulis berita tentang aksi perlawanan Gandhi menentang diskriminasi oleh Kolonial Inggris di Afrika Selatan. Ketika itu Gandhi sebagai pengacara yang berkunjung ke Afrika Selatan. Gandhi tidak mau temannya yang datang dari jauh tapi pulang tanpa membawa berita apa-apa.

Sebelum memulai membuat garam, Gandhi membacakan pidato dan berdoa di depan puluhan ribu masyarakat India. Lalu aksi membuat garam ini dilakukan seluruh masyarakat dan Anggota Kongres Kemerdekaan India dan menjualnya di pesisir pantai.

Dianggap dapat melemahkan perekonomian, pasukan kolonial diperintahkan membubarkan aksi, namun Gandhi meminta masyarakat dan anggota kongres tidak melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial, kecuali tetap membuat garam dan menjualnya. Hingga pasukan kolonial melakukan kekerasan, dan memukuli masyarakat India dan anggota kongres tanpa perlawanan.

Setelah aksi tersebut, Gandhi dan pengikutnya serta anggota kongres ditangkap pasukan kolonial Inggris. Penangkapan tersebut memicu aksi-aksi yang sama persis oleh masyarakat India. Mengusir pendudukan Kolonial Inggris dari India tanpa melakukan kekerasan. Yang terus dibantu teman wartawan Gandhi dengan mengirimkan berita.

Hingga akhirnya India mendapatkan hak kemerdekaan sebagai sebuah negara pada 15 Agustus 1947 yang disusul pemisahan Pakistan di hari yang sama karena adanya perbedaan pandangan antara anggota kongres.

KOMENTAR

banner
Nama

Aek Kuasan,8,Aek Songsongan,1,Agenda,22,Air Joman,1,Aksi Solidaritas,2,Aksi Sosial,8,Akun Facebook,1,Alumni,1,APBD,1,ARB,1,Asahan,4,Asahan III,1,Award,1,AXCI,2,Bakti Kampus,1,Bandar Pulau,2,Bantuan Pemerintah,1,BAPOSBUD,1,Batubara,1,BBM,1,BDP UNA,1,Beladiri,1,BEM,6,BEM FH,1,BEM FKIP,2,Benny Wenda,1,Berbagi Takjil,1,Berita Duka,3,Biografi,2,BJ Habibie,2,Blog,1,BP Mandoge,2,BPJS,3,Bupati Asahan,4,CCTV,1,Cerpen,1,Covid-19,16,Curanmor,1,Dekanat,7,Demokrasi,2,Demonstrasi,4,Desa Aek Loba,8,Desa Huta Rao,1,Desa Perk Bandar Pulau,2,Desa Rahuning Induk,1,Desa Sei Nadoras,1,Desa Suka Makmur,1,Dewan Pers,1,Dialog Interaktif,1,Dinas Pertanian Asahan,1,Dosen,3,DPM,4,Dr Salim Fauzi,1,Dunia,4,Edaran,1,Event,5,Faperta UNA,9,Fasilitas Kampus,3,FBK Kemendikbud,1,FE UNA,1,FH UNA,12,FKIP,3,FKIP UNA,4,G30S,1,George Floyd,1,Gubsu,1,Gudsur,1,Hama,1,Hari Anak Nasional,1,Hari Pahlawan,1,Hidroponik,3,Himagrotek UNA,1,HKTI,1,HmI,5,HMJ,1,Hukum,4,HUT Asahan,1,IAIDU,1,IMAPEKA,1,IMM,1,Info Kampus,6,Inovasi,1,Iran,1,Isra Miraj,2,Jamsos,2,Kaleidoskop,1,Karya,1,Karya Bebas,4,Keg,1,Kegiatan,14,Kehamilan,1,Kerjasama,2,Kerjasama Internasional,1,Kesehatan,3,Ketenagakerjaan,2,Khofifah,1,Kilometer Nol,1,KKN,25,KNPI,1,Kolam Renang,1,Komunis,1,Konservasi,1,Kopertis,1,KPAI,1,Kreativitas,2,Kriminal,3,Kurban,1,Labuhanbatu,1,Lalu Lintas,1,Lingkungan,1,LLDIKTI,1,Lomba,2,Maba,1,Magang,1,Magister,1,Mahasiswa,15,Mahatma Gandhi,1,Mangrove,2,Mapala,9,Marching Band,1,Masjid Achmad Bakrie,1,Memanfaatkan Botol Bekas,1,MoU,1,MPM,1,Musrenbang,1,Narkoba,1,Nasional,7,New Normal,1,Olahraga,3,Olimpiade,1,OMEK,1,Omnibus Law,1,Open Donasi,1,Opini,12,Organisasi Mahasiswa,5,Ormas,1,Pam Swakarsa,1,Papua,2,Pasca Sarjana,2,Paus,1,Pendidikan,3,Penelitian,1,Penerimaan Mahasiswa Baru,7,Pengabdian Masyarakat,2,Penghijauan,1,Pengumuman,1,Pentas Seni,1,Penyuluhan,1,Peradilan,1,Peraturan,2,Perempuan,1,Perikanan,2,Peristiwa,2,Pers Mahasiswa,3,Persma Grahita,1,Pertamina,1,Pertanian,7,Pilbup 2020,1,PKI,1,PKKMB,5,PMB UNA,8,PMII,1,Polisi,3,Politik,5,Polres Asahan,2,Polres Tanjungbalai,1,PPWI,1,Pramuka,1,Presma,6,Prestasi,2,Program Doktor,1,Prokes,1,Pupuk,1,Rahuning,1,Raja Dame,1,Rawang Panca Arga,1,Rawang Pasar IV,3,Rektorat,16,Religius,2,Renungan,1,Reuni,1,S Rangkuti,3,S3,1,Sabang,1,Sampah Daur Ulang,1,SAPMA IPK,1,Satpam,1,Satwa,1,Sei Dadap,1,Sei Kamah II,1,Sejarah,3,Sejarah Hari Ini,2,Seminar,1,Seminar Motivasi,1,Sherly Annavita,1,Silau Laut,2,Silo Lama,3,Silo Laut,1,Social Control,1,Sosial,1,Sosialisasi,5,SPRI,1,Suara USU,2,Sumut,2,Talkshow,1,Tambang,1,Teknologi,1,Tercecer,2,Terorisme,1,Tips dan Trik,2,TKI,1,Tokoh,2,Trending Topic,1,UKM,14,Ulama,1,UMKM,4,Unicef,1,Universitas Putra Malaysia,1,Upacara,1,USA,1,Viral,1,Wakil Bupati Asahan,1,Wartawan,1,Wisata,1,Yayasan,9,
ltr
item
PERS MAHASISWA: Sejarah Hari Ini: Soeharto Bubarkan PKI, Mahatma Gandhi Aksi Panen Garam Massal
Sejarah Hari Ini: Soeharto Bubarkan PKI, Mahatma Gandhi Aksi Panen Garam Massal
https://cdn2.tstatic.net/kaltim/foto/bank/images/sejarah-hari-ini-12-maret-soeharto-pakai-legitimasi-soekarno-bubarkan-pki-usai-terima-supersemar.jpg
PERS MAHASISWA
https://www.persmahasiswa.com/2020/03/sejarah-hari-ini-soeharto-bubarkan-pki.html
https://www.persmahasiswa.com/
https://www.persmahasiswa.com/
https://www.persmahasiswa.com/2020/03/sejarah-hari-ini-soeharto-bubarkan-pki.html
true
6594029991993515921
UTF-8
Scroll Lainnya Ini yang terakhir. Lihat Semua... Selengkapnya... Reply Cancel reply Delete Oleh Beranda Halaman Artikel Lihat Semua BACA JUGA ARTIKEL TERKAIT DI BAWAH INI: LABEL Arsip Pencarian... Semua Artikel Artikel yang kamu cari tidak ada di sini. Kembali ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Mengikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content