Pasang Iklan Murah

Pasang Iklan Di Sini

Profil Rahmad Syambudi, Tokoh Pergerakan Buruh di Kabupaten Asahan

Profil Rahmad Syambudi, Tokoh Pergerakan Buruh di Kabupaten Asahan

Persmahasiswa.com - Hari ini kami akan menghadirkan liputan khusus mengenai seorang tokoh pergerakan buruh yang telah berjasa di Kabupaten Asahan, yaitu Rahmad Syambudi. Dilahirkan pada tanggal 3 November 1993, Rahmad telah menorehkan jejaknya sebagai pemimpin dan aktivis dalam berbagai organisasi buruh di wilayah ini.

Rahmad Syambudi memegang posisi penting sebagai Sekretaris Dewan Pengurus Cabang Kabupaten Asahan Federasi Transportasi, Nelayan, dan Pariwisata (FTNP). Organisasi tersebut merupakan bagian dari jaringan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) yang beroperasi secara nasional. Meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, semangat dan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja tidak pernah surut.

Perjalanan pendidikan Rahmad dimulai dengan menamatkan Sekolah Dasar di SD Muhammadiyah 3 Kisaran pada tahun 2005. Namun, keadaan keluarga mengharuskannya berhenti sekolah untuk sementara waktu. Tidak menyerah, pada tahun 2013, ia berhasil menyelesaikan Paket C di PKBM As-Syifa Pagar Merbau, Deli Serdang, setelah menamatkan pendidikan menengah di SMP Negeri 1 Kisaran pada tahun 2008.

Pada tahun 2013, Rahmad Syambudi dipercaya untuk menjadi pengurus Serikat Buruh Pelabuhan dan Nelayan (BUPELA) SERBUSI Provinsi Sumatera Utara. Perannya dalam mengadvokasi hak-hak pekerja terbukti sangat berarti, meskipun kemudian ia mengundurkan diri pada tahun 2015.

Keberpihakan Rahmad terhadap pekerja membuatnya kembali dipercaya sebagai Sekretaris DPC FTNP Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Kabupaten Asahan. Dalam posisinya ini, ia terus berjuang demi meningkatkan kesejahteraan pekerja di wilayah tersebut.

Tidak hanya aktif di dunia buruh, pada tahun 2016, Rahmad Syambudi juga meniti jalan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Asahan sebagai mahasiswa baru. Semangatnya dalam berorganisasi tetap terpancar, dan bersama beberapa teman, ia mendirikan organisasi mahasiswa pecinta alam. Meskipun sempat menghadapi perbedaan pandangan dengan pihak kampus, namun akhirnya organisasi tersebut resmi dinamai Mapala Pro Justicia, dan mendapat dukungan dari pihak Dekanat Fakultas Hukum Universitas Asahan.

Kisah inspiratif Rahmad Syambudi sebagai seorang tokoh pergerakan buruh di Kabupaten Asahan menjadi teladan bagi banyak orang. Dengan semangatnya yang tak kenal lelah, Rahmad terus berjuang untuk memperjuangkan hak-hak pekerja dan mendorong peningkatan kualitas kehidupan kaum buruh di daerah ini. Semoga dedikasi dan perjuangannya dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat pekerja di masa depan.

Posting Komentar

0 Komentar