Pers Mahasiswa AreaWednesday, 18 Oct 2017
Find Us on : RSS/Feed Facebook Twitter

Dalam rangka sosialisasi anti Radikalisme President menemui perwakilan Rektor dari 16 PTS/PTN.

- 25 August 2017, 04:08

images

PERSMAHASISWA.COM, Yogyakarta – Akhir-akhir ini memang banyak sekali universitas mengadakan sosialisasi tentang pencegahan radikalisme mahasiswa, yang mana apa bila hal itu terjadi maka dapat merugikan masyarakat, negara, keluarga dan tentunya diri sendiri.

beberapa bulan yang lalu di Yogyakarta Kemenristekdikti juga melakukan hal serupa atau sosialisasi tentang pencegahan radikalisme pada mahasiswa, dengan mengumpulkan seluruh ptn & pts se D.I.Yogyakarta di Gedung Olahraga GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

harapanya Adalah supaya tidak mahasis Yang mengikuti aliran-aliran radikal. hal serupa juga dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dengan menemui 16 perwakilan Rektor dari seluruh perguruan tinggi di seluruh Indonesia, di Istana Kepresidenan,  bukan hanya perwakilan namun di datangi juga oleh Menristekdikti dan juga Kemanag.

menurut M.Nasir yang dikutip dari Okezone.com jumat 25/8/2017

“Pertemuan dalam rangka ingin melakukan aksi komitmen kebangsaan, yaitu bagaimana mewujudkan kesatuan Republik Indonesia, Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945 sebagai dasar negara dan Bhinneka Tunggal Ika dari Aceh sampai Merauke,” tuturnya.

pada akhir september 2017 juga akan mengundang rektor dari kurang lebih dari 2000 pts/ptn diseluruh Indonesia, dan aksi komitmen kebangsaan ini akan dituangkan dalam semua pembelajaran perilaku, yang berkaitan dengan radikalisme.

“Bagaimana kampus terhindar dari paham-paham radikalisme. Ini harus kita jaga semua, jangan sampai mahasiwa kegiatan kosong karena diisi oleh mereka itu, Itu harus diisi dengan nilai-nilai kebangsaan,” tambahnya.

 

-SJ-


Informasi Terkait artikel ini :