Pers Mahasiswa AreaFriday, 18 Aug 2017
Find Us on : RSS/Feed Facebook Twitter

Membangun Kebersamaan Untuk Persatuan

- 18 June 2017, 04:06

Persmahasiswa.com- TNI unsur Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Timor Leste Yonif Raider 712/Wiratama bergotong royong bersama warga dan umat untuk membangun kapela (rumah ibadah) umat Katolik di Paroki Nualain-Piebulak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Saya salut, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa namun semua personel TNI Yonif Raider 712/Wiratama khusunya di Pos Perbatasan Fohuk bahu-membahu penuh semangat membangun kapela kami ini,” kata Pastor Paroki Nualain RD Inosensius Nahak Berek PR kepada Antara melalui telepon genggamnya, dari Atambua, Minggu (18/6/2017). Kutipan dari okezone.com

Adanya contoh sikap dari prajurit akan kebersamaan, persatuan dan kesatuan gotong royong, serta toleransi akan dapat memupuk rasa semangat dan mampu menjaga kedaulatan NKRI. Sebagaimana yang dikatakan oleh RD Inosensius dari okezone.com, “Dengan kondisi dan suasana inilah umat dan seluruh warga bisa bahu membahu menjaga kedaulatan NKRI”. Serta untuk mewujudkan adanya rumah ibadah di daerah tersebut.

Komandan Pos (Danpos) Fohuk, Serka Abdul Kadir, mengaku merasa mendapatkan kehormatan yang besar untuk  dilibatkan dalam kegiatan ini. Karena kehadiran TNI terutama di daerah perbatasan, tidak hanya menjaga keamanan tapi juga mampu untuk mengayomi dan memberi teladan bagi warga sekitar.

Kerjasama dan toleransi dari persaudaraan akan terjalin lebih erat bersama masyarakat. Dengan adanya ibadah puasa tidak menutup kemungkinan untuk beramal kepada sesama manusia. Sehingga seperti bentuk perwujudan nyata dari ibadah puasa itu sendiri.

Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Sertu Oktafanly Abug mengaku sangat senang karena masyarakat mampu menerima kehadiran TNI khususnya yang bertugas di Pos Fohuk, serta memahami kebersamaan masyarakat  dan prajurit TNI di daerah perbatasan. “Ini pengalaman dari sebuah tugas yang sangat menyenangkan bersama umat membangun kapela dan kebersamaan yang kami alami sangat luar biasa. Mari kita berjuang bersama untuk membangun kebersamaan dan persaudaraan serta saling membantu untuk mendampingi umat kapan saja dibutuhkan,” katanya. Seperti dilansir pada okezone.com

“Semua ini terjadi karena kuasa Tuhan. Keterlibatan banyak pihak dan perhatian penuh dari para donatur. Kami sangat berterima kasih untuk semua yang kami alami di tempat ini,” kata Benediktus Asa, selaku pengurus kapela yang baru dibangun.

Pembangunan Kapela di Piebulak dikerjakan umat masyarakat perbatasan dengan swadaya berupa penyediaan material bangunan pasir dan batu serta dukungan dana dari para donatur. Umat bersama-sama mengambil bagian secara penuh dengan melakukan rutinitas kerja di kapela.

Hingga saat ini pembangunan masih dilakukan bersama umat dan TNI Yonif Raider 712/Wiratama. Para donatur yang dimotori Fransiskus Tanjung tak henti-hentinya memantau pengerjaan di lokasi Piebulak. Direncanakan awal Agustus Kapela Piebulak akan diberkati. Kutipan dari okezone.com

 

-ARL


Informasi Terkait artikel ini :