Pers Mahasiswa AreaWednesday, 28 Jun 2017
Find Us on : RSS/Feed Facebook Twitter

MUI Dukung Program Penguatan Karakter Mendikbud

- 14 June 2017, 07:06

MUI

PERSMAHASISWA.COM, YOGYAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerapkan kebijakan jam belajar sekolah 8 jam 5 hari dalam seminggu atau biasa disebut Full Day School. Awal dikeluarkannya kebijakan tersebut menuai pro dan kontra, bahkan Majelis Ulama Indonesia menilai kebijakan tersebut bisa mengancam keberadaan Madrasah. Namun kini MUI telah mendukung program yang dikeluarkan oleh (Kemendikbud) RI tersebut.

“Kami menangkap bahwa kebijakan yang ditempuh oleh Dikbud ini itu di dalam rangka melakukan penguatan karakter sebagai jawaban tantangan globalisasi. Penguatan karakter ini melahirkan konsep restorasi pendidikan karakter di sekolah. Adalah optimalisasi di sekolah untuk penguatan di sekolah,” ujar Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di kantornya, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari detiknews.com, Rabu (14/6/2017).

Ma’ruf menyampaikan hal tersebut setelah pertemuannya dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendy. MUI menilai program yang dikeluarkan Mendikbud RI tersebut sudah tepat untuk penguatan karakter bangsa.

“Hal yang kami tangkap itu ada beberapa hal, bahwa kebijakan ini akan dilakukan secara bertahap dan opsional. Oleh karena itu, MUI akan membuat saran dan pendapat. Tapi secara umum, kebijakan yang dilakukan Mendikbud ini sangat tepat dalam penguatan karakter bangsa,” kata Ma’ruf, seperti dikutip dari detiknews.com.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud RI mengatakan bahwa banyak sekali menerima saran dan kritikan, termasuk juga masalah kurang lancarnya proses sosialisasi sehingga menimbulkan kesalah pahaman di masyarakat.

Sebagaimana dilansir dari detiknews.com, sebelum berita ini diterbitkan, MUI meminta Mendikbud untuk mengkaji kembali kebijakan Full Day School yang dibuatnya. Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa’adi khawatir pendidikan keagamaan keagamaan (Madrasah Diniyah) akan gulung tikar padahal telah berkontribusi besar bagi penguatan nilai-nilai agama hingga pembentukan karakter siswa.

-WDY-


Informasi Terkait artikel ini :