Pers Mahasiswa AreaWednesday, 28 Jun 2017
Find Us on : RSS/Feed Facebook Twitter

Mahasiswa UGM Adakan Leadership Workshop.

- 18 March 2017, 05:03

17360773_1738045059818811_1112960464_n

PERSMAHASISWA.COM,Yogyakarta – mahasiswa UGM adakan leadership Workshop dengan tema “Membangun Generasi Muda sebagai Role Model Kepemimpinan Ummat untuk Kemartabatan Indonesia”. Acara tersebut dilasanakan pada tanggal 18 maret 2017 pukul 07.45 – 14.45 WIB di ruang Auditorium Notonagoro Fak. Filsafat UGM.

Panitia penyelenggara dalam acara tersebut adalah jamaah Shalahuddin UGM bekerjasama dengan KMF (Keluarga Muslim Filsafat). Acara tersebut sangat menyenangkan dan menarik karena para pembicara adalah tokoh-tokoh yang sudah berpengalaman di antaranya yaitu Prof. Dr. Tech. Ir. Danang Parikesit, M. Sc ( Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia ), Dr. Bagus Ariyono, M.A (Dewan Pakar Asosiasi Psikologi Islam), Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc, Ph.D ( Dirjen Sumber Daya Iptek Kemenristik Dikti) dan yang terakhir Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil. (Wakil Rektor UNIDA Gontor).

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa UGM saja, namun juga dihadiri oleh mahasiswa dari kampus lain misalnya StiPsi, UMM dan masih banyak yang lainnya. Workshop ini membahas tentang kepemimpinan yang ditinjau dari 4 aspek yaitu aspek teknologi, aspek pendidikan, aspek psikologi dan aspek agama.

konsep kepemimpinan harus diajarkan sejak dini, jika dalam sebuah keluarga di bangun konsep kepemimpinan maka anak akan mempunyai karakter dan kepemimpinan yang baik. keluarga adalah madrasah pertama dalam membentuk Role Model kepemimpinan bagi seorang muslim.

Dr. Bagus Riyono mengatakan bahwa “menjadi pemimpin itu bukan menjadi orang penting ya, jadi anda itu jangan membayangkan pemimpin itu terus nanti wah jadi publik figur di sobyo-sobyo sana-sini itu image yang salah”,. Jika seseorang manganggap pemimpin itu menjadi orang penting maka akan melakukan yang namanya image building karena akan berfikir pada pencitraan dan itu adalah anggapan yang salah.

Salah satu orientasi pendidikan tinggi Indonesia adalah membentuk atau menbangun pemimpin bangsa dan itu tidak dapat dipungkiri. Dalam memimpin Indonesia tidak hanya dibutuhkan yang namanya kecerdasan intelektual namun butuh juga yang namanya akhlaqul karimah atau akhlak yang baik.

(JT)


Informasi Terkait artikel ini :