Pers Mahasiswa AreaSaturday, 18 Nov 2017
Find Us on : RSS/Feed Facebook Twitter

Berawal dari Volunteer Sampai Dirikan Bimbel untuk Anak Jalanan

- 16 March 2017, 04:03

PERSMAHASISWA.COM, YOGYAKARTA – Selama ini kita banyak mendengar dan menemukan nama bimbingan belajar (bimbel). Sejauh yang kita tahu, bimbel diikuti oleh para siswa yang mampu membayar tinggi biaya bimbel, bahkan sampai bimbel secara privat. Namun, bimbel yang didirikan oleh Erwin ini berbeda dengan bimbel yang sudah ada sebelumnya. Bimbel ini gratis untuk para anak jalanan di sekitar Plumpang, Jakarta Utara.

“Akhirnya keinginan tersebut terwujud pada September 2013 dengan membuat kegiatan bimbel untuk pertama kali. Bimbel diadakan setiap Minggu pukul 15.00 WIB sampai 17.30 WIB,” tutur Erwin kepada Okezone, Kamis (16/3/2017).

Berawal dari kegiatan Jambore Anak Jalanan tahun 2013, pendirian bimbel ini kemudian diberi nama Bimbel Plumpang. Pengajar di bimbel ini adalah para volunteer yang merasa memiliki ketertarikan dengan anak-anak jalanan Plumpang.

Materi yang diajarkan pada bimbel kepada anak jalanan tersebut meliputi membaca, menulis, dan berhitung. Jumlah peserta bimbel saat ini sudah mencapai 50 anak. Kegiatan volunteer itu pun berlanjut hingga sekarang.

“Kalau pengajar ada sekira 20, tetapi yang hadir tiap minggu ada lima orang. Tempat belajar kami di daerah Plumpang, kami sewa kos di sana. Dulu di taman, tapi sekarang sudah tidak boleh,” terangnya.

Para pengajar merupakan pekerja dari berbagai profesi. Bimbel mengandalkan bantuan dari para donatur dalam kegiatan belajar mengajar. Meski pun jumlah donatur masih belum banyak, kegiatan bimbel tetap berjalan dengan lancar.

Dengan adanya bimbel yang digagas Erwin itu, perlahan mengubah sikap anak-anak jalanan. Mereka sekarang bisa jauh lebih sopan. Bahkan, ada beberapa anak yang sudah tidak jadi anak jalanan lagi, dan mau meneruskan sekolah.

“Yang tadinya enggak suka dan enggak bisa baca iqro jadi bisa, yang tadinya malas belajar banyak yang dapat ranking karena kita beri hadiah. Semoga bimbel ini dapat menjadi media yang dapat memfasilitasi anak-anak jalanan dan kaum marjinal untuk dapat memperoleh hak-haknya sebagai anak Indonesia,” tukasnya.

-WDY-


Informasi Terkait artikel ini :