Pers Mahasiswa AreaWednesday, 18 Oct 2017
Find Us on : RSS/Feed Facebook Twitter

Aplikasi Cegah Pungli

- 18 November 2016, 07:11

teknologiTak dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini dari yang sederhana, hingga yang menghebohkan dunia. Mentri Riset Teknologi dan pendidikan tinggi, Mohamad Nasir meluncurkan aplikasi cegah pungli yang di kembangkan oleh Pusat Studi Kebijakan dan Anti Korupsi (Pukat) Universitas Negeri Gorontalo untuk lingkungan setempat.

Nasir menegaskan, pihaknya tidak akan main-main dengan pungli di lingkungan kementeriannya, termasuk perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

“Sesuai penegasan Presiden Jokowi, kita harus segera membasmi pungli yang telah menggejala di seluruh elemen,” Ungkapnya yang di kutif dari Okezone kampus, 18/11/2016

Pukat UMG mengembangkan aplikasi cegah pungli sebagai komitmen pemberantasan korupsi di lingkungan perguruan tinggi di Gorontalo.  Direktur PUKAT UNG Funco Tanipu mengatakan, pungli biasanya mulai dari hal-hal kecil hingga paling besar. “Di universitas sangat banyak pungli, yang semuanya di luar aturan,” ungkapnya.

Aplikasi yang di buat berbasisi androit dan web itu kini bisa di download lewat play store. Dalam pembuatan aplikasi ini juga bekerja sama dengan dosen dan praktisi UNG yakni Arbyn Dungga dan Salahudin Olii.  Pada aplikasi ini mahasiswa atau masyarakat dapat melaporkan, dugaan dan praktek pungli yang terjadi di sekitar kemudian Pukat UNG yang akan menindaklanjuti sesuwai fakta dan bukti yang di sertakan oleh pelapor.

“Ke depan, Pukat UNG akan menggandeng pihak kepolisian, kejaksaan, KPK dan Ombudsman dalam pencegahan serta pemberantasan korupsi termasuk pungli di Gorontalo dan Sulawesi,” tambahnya.

Semoga kedepannya dengan adanya aplikasi ini, para koruptor yang ada di Indonesia bisa di lacak dan segera di tangkap.

-GR-


Informasi Terkait artikel ini :